Categories
Uncategorized

Serangga dan Detailnya

Serangga termasuk dalam kategori arthropoda yang memiliki exoskeleton (chitinous), tubuh tersegmentasi, 3 pasang kaki bersendi, 2 antena dan mata majemuk. Mereka juga memiliki 3 bagian tubuh yang terdiri dari kepala, perut dan dada. Exoskeleton adalah faktor utama yang membatasi ukuran arthropoda.

Kata ‘serangga’ berasal dari kata Latin ‘insectum’ yang berarti ‘potong-potong’ sesuai catatan sejarah. Sejarah telah membuat kita takjub dengan ukuran serangga. Beberapa fosil telah mengindikasikan bahwa serangga selama era Paleozoikum berukuran sangat besar seperti capung raksasa yang memiliki panjang sayap sekitar 22 hingga 28 inci (55 hingga 70 cm).

Pertumbuhan serangga terdiri dari pengembangan yang melibatkan serangkaian mol. Tahap-tahap pertumbuhan mungkin bervariasi tetapi hampir setiap serangga menetas dari telur. Tahapan serangga yang belum matang tergantung pada struktur dan habitatnya. Ini dapat mencakup tahap kepompong pasif dalam kelompok yang menjalani metamorfosis lengkap.

Demikian juga, serangga dapat kekurangan tahap kepompong dalam kasus metamorfosis tidak lengkap. Dalam kasus ini, orang dewasa berkembang dalam serangkaian tahap nimfa. Gerakan serangga ditandai dengan terbang, berjalan (merangkak dalam beberapa kasus) dan gerakan melalui air. Beberapa spesies serangga seperti water striders berhasil berjalan di permukaan air.

Serangga memakan hampir semua hal termasuk manusia dan tanaman. Serangga juga merupakan pembawa penyakit yang penting. Insektisida adalah produk yang digunakan untuk mengendalikan serangga. Bersamaan dengan memberi makan pada manusia, serangga mampu menghancurkan tanaman dan bahkan mengganggu ternak.

Mereka adalah satu-satunya jenis invertebrata yang telah berevolusi untuk dapat terbang. Serangga dianggap soliter dengan pengecualian semut, lebah, dan rayap yang hidup di koloni besar yang memberi mereka cara hidup sosial. Beberapa jenis serangga menguntungkan secara ekologis dan memberikan manfaat ekonomi. Lebah dan ulat sutra masing-masing menyediakan madu dan sutra.

Serangga ditemukan di hampir semua lingkungan, bahkan di air. Mereka membentuk kelompok hewan yang paling beragam di planet kita. Mamalia dan burung membentuk komposisi spesies yang sangat kecil sementara serangga mencakup lebih dari satu juta spesies yang lebih dari setengah dari semua organisme hidup. Singkatnya, ada lebih banyak serangga dan arthropoda lain daripada semua organisme hidup lainnya digabungkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *